Ingin Ke Singapore? Hati-Hati Dengan Larangan Ini

Setiap negara pasti saja mempunyai aturan hukum. Beda negara, beda pula aturan hukumnya. Negara tetangga kita, yaitu Singapura, mempunyai suatu  sistem hukum sangat ketat. Tetapi, siapa sangka, kalau hukum-hukum mereka nyatanya terlalu ketat, bahkan ada berbagai di antaranya yang lumayan mengagetkan serta mengherankan.

Ada yang menjuluki Singapura sebagai negara seribu satu larangan. Berlebihan? Nggak juga sih, sebab pada kenyataannya terbukti Singapura menerapkan tak sedikit aturan terhadap warga serta turis yang berkunjung ke sana. Bahkan, ada aturan yang lumayan mengherankan. Dapat jadi, aturan tersebut jugalah yang sukses mengangkat Singapura menjadi negara yang maju semacam sekarang. Siapa tahu Indonesia juga ingin maju semacam Singapura, mungkin peraturan yang diterapkan ini dapat dicontoh pemerintah Indonesia.

1. Mengganggu orang saat mabuk
Liburan, waktunya berbahagia-bahagia. Apalagi bila perginya barengan dengan kawan-kawan. Bar serta klub malam pun menjadi destinasi harus. Saking asiknya minum bir sambil ngobrol, Kamu akhirnya mabuk. Wah, gawat!

Saat sedang berada di Singapura, jangan hingga Kamu mabuk, lalu tanpa disadari membikin orang lain terganggu dengan ocehan alias sikap Kamu yang di luar kendali. Apabila orang lain hingga merasa terganggu, Sahabat Merahputih dapat dilaporkan dengan tuduhan melakukan lakukanan tak menyenangkan. Hukumannya: penjara maksimal 6 bulan alias denda sebesar USD1.000!

2. Bernyanyi
Sanksi: kurang lebih tiga bulan penjara
Menurut Singapore Statutes Online, menyanyi alias mendendangkan balada alias lagu cabul di depan umum adalah faktor yang ilegal. Apabila ketahuan melanggar peraturan ini, kamu dapat dihukum 3 bulan penjara, denda, alias kedua-duanya.

3. Bertengkar
Di tempat umum alias melakukan perbuatan kekerasan dikenakan denda sebesar 5000 SGD, Indonesia juga menerapkan aturan ini lho. Hanya saja hukuman serta ketegasan tetap belum sangatlah ditegakan.

4. Bermain Layang-Layang
Atau permainan lain yang mengganggu jalan umum juga dapat kena penalti 5,000 dolar Singapura lho.
Ini 13 Faktor yang Sehingga Ilegal di Singapura, Coba Dapat Diterapin Juga di Indonesiachicagotribune.com

5. Etika Memakai Eskalator
Butuh diketahui, eskalator (tangga bergerak) di Singapura di-setting bergerak lebih cepat daripada eskalator di Indonesia. Saat Kamu memakai eskalator berdirilah di segi kiri. Segi kanan harus dikosongkan meskipun Kamu sedang bersama kawan. Segi kanan eskalator dipakai oleh orang-orang yang berlangsung di eskalator. Tak sedikit orang Singapura tetap berlangsung kaki walau memakai eskalator. Apabila Kamu berdiri di segi kanan alias di tengah, punggung Kamu dapat dicolek bahkan dimarahi oleh orang yang ingin berlangsung di eskalator. Faktor ini berlaku untuk semua eskalator di seluruh Singapura, baik di mall, stasiun, alias tempat umum lainnya. Aturan ini kadang tak berlaku pada situasi ramai, semacam pada jam-jam padat saat pergi serta pulang kantor alias hari libur.

6. Menyiuli orang
Menyiuli alias menyanyikan lagu dengan lirik penuh sindiran adalah bentuk pelecehan. Di Indonesia, Sahabat Merahputih mungkin sempat menonton berbagai laki-laki iseng di tepi jalan melakukannya dengan tujuan menggoda perempuan yang melintas di depannya. Di Indonesia, faktor ini lumrah. Padahal, di Singapura, perbuatan semacam itu ada hukumannya. Dipenjara tiga bulan alias dikenai denda. Mau?

7.Menyambung ke WiFi orang lain tanpa izin
Sanksi: kurang lebih tiga tahun penjara alias denda sebesar 10 ribu dolar. Menurut Undang-undang Keamanan Siber serta Penyalahgunaan Komputer di Singapura, memakai WiFi orang lain dapat dikategorikan perbuatan pembajakan alias 'hacking'. Melanggar faktor ini bakal membikinmu mendekam tiga tahun di penjara, dikenai denda 10 ribu dolar, alias kedua-duanya.

8. Merokok
Berani merokok di tempat umum di Singapura? Bersiaplah bayar denda 1000 SGD. Lebih enak tinggal di Indonesia ya. Habis makan, kenyang, mulut terasa ‘kecut’, tinggal nyalain rokok. Nggak peduli di warung alias pun di jalanan. Walau telah diterapkan aturan larangan merokok sembarangan, so far tetap aman dari denda.

9. Meludah
Telan ludahmu alias cari wastafel terdekat dibandingkan langsung meludah sembarangan. Meskipun kamu berpendapat “Ah... tempatnya sepi, terpencil, ,nggak ada yang lihat" tetapi hati-hati sebab Singapura punya tak sedikit kamera tersembunyi, lho.

10. Antri Masuk MRT (Kereta)
Saat menantikan MRT, Kamu harus berdiri di segi kiri alias kanan pintu. Kamu tak boleh berdiri di tengah di depan pintu yang bakal terbuka, sebab bakal menghalangi orang-orang yang bakal keluar dari MRT. Kamu harus menantikan semua orang keluar terlebih dahulu, baru boleh masuk ke dalam MRT. Dilarang dorong-dorongan!